loading...
Israel akan menggunakan buaya untuk menjaga penjara. Foto/x
TEL AVIV - Israel dilaporkan telah mengklasifikasikan ulang buaya Nil sebagai hewan "yang dipelihara". Langkah ini berpotensi membuka jalan bagi penggunaannya sebagai bagian dari keamanan penjara.
Usulan kontroversial untuk mengelilingi penjara dengan parit berisi buaya dilaporkan dilontarkan akhir tahun lalu oleh Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir. Dia berpendapat reptil tersebut akan memperkuat keamanan dan mencegah upaya pelarian.
Rencana tersebut awalnya dianggap tidak layak secara hukum oleh Otoritas Alam dan Taman Israel karena buaya Nil diklasifikasikan sebagai hewan liar yang hanya dapat dipelihara di kebun binatang dan suaka margasatwa.
Hambatan hukum tersebut dilaporkan telah dihilangkan pekan ini ketika Menteri Perlindungan Lingkungan Idit Silman menetapkan kembali buaya Nil sebagai "hewan liar yang dipelihara," demikian dilaporkan media Israel pada hari Jumat.
Klasifikasi baru ini memungkinkan reptil tersebut untuk dipelihara di berbagai fasilitas yang lebih luas, termasuk penjara.
















































