Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas

6 hours ago 7

loading...

Serangan udara Israel di Gaza pada hari Sabtu (20/6/2026) menewaskan 6 orang, termasuk jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah. Foto/Moshe Shai/Flash90 via The Jerusalem Post

GAZA - Serangan udara Israel di Gaza, Palestina, pada hari Sabtu menewaskan sedikitnya enam orang, termasuk dua anak dan seorang jurnalis dari stasiun televisi Al Jazeera. Militer Israel mengakui serangan tersebut dan menuduh jurnalis yang tewas adalah milisi Hamas.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan meskipun ada gencatan senjata pada bulan Oktober antara Israel dan Hamas, wilayah tersebut telah mengalami serangan udara Zionis Israel hampir setiap hari yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 1.000 warga Palestina.

Baca Juga: Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar

Serangan udara pertama pada hari Sabtu menghantam sebuah apartemen di Kota Gaza sekitar pukul 02.00 pagi, menurut kementerian tersebut. Di lokasi kejadian, seorang jurnalis Associated Press (AP) melihat puing-puing dan potongan beton yang berlumuran darah.

Jenazah dua perempuan bersaudara; Zina (4) dan Lana (14) dikirim ke kamar mayat Rumah Sakit Shifa, di mana mereka terbaring di dalam kantong jenazah rumah sakit berwarna putih, dikelilingi oleh anggota keluarga.

"Saya sedang duduk di rumah. Roket itu jatuh menimpa kami tanpa peringatan," kata sepupu mereka, Mohammad Safadi, yang dahinya terluka. Dia mengatakan istrinya juga terluka.

Read Entire Article
Prestasi | | | |