loading...
Panas menjadi salah satu gejala yang harus diwaspadai anak terkena DBD. Foto: Istimewa
JAKARTA - Fenomena El Nino dan kenaikan suhu bumi dapat memperparah penyebaran demam berdarah dengue (DBD). Di mana perubahan iklim membuat nyamuk Aedes aegypti semakin mudah berkembang biak sehingga risiko penularan meningkat.
Ketua Satgas Imunisasi Anak IDAI, Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A, Subsp.T.K.P.S(K) menjelaskan bahwa ada penelitian yang menunjukkan hubungan antara fenomena El Nino dengan peningkatan kasus DBD.
“Setiap kenaikan suhu bumi akan memberikan kemudahan bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Akibatnya angka kejadian demam berdarah meningkat,” kata Prof. Hartono dalam konferensi pers Takeda Ayo Bersama Cegah DBD.
Baca Juga : Jangan Cuma Cek Suhu Saat Anak Demam, Segera Bawa ke Dokter Jika Ada Gejala Berikut
Di Indonesia sendiri, beban penyakit ini masih sangat besar. Di mana Indonesia menjadi negara dengan jumlah kasus dengue terbesar kedua di dunia setelah Brasil.
Pada tahun 2026, tercatat hampir 40 ribu kasus DBD dengan lebih dari 100 kematian. Korban terbanyak adalah kelompok anak-anak yaitu sekitar 48 persen kasus yang terjadi pada anak usia di bawah 14 tahun.


















































