Kecanggihan Drone Pengebom AS MQ-9 Reaper Luntur di Langit Iran

3 hours ago 4

loading...

MQ-9 Reaper. Foto/viet

TEHERAN -

Kecanggihan Drone Pengebom AS MQ-9 Reaper Luntur di Langit Iran

Teheran -Menurunnya daya tahan MQ-9 Reaper menunjukkan bahwa UAV berukuran besar secara bertahap kehilangan keunggulannya terhadap sistem pertahanan udara terpadu dalam peperangan modern.

Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, pesawat nirawak MQ-9 Reaper milik militer AS, yang dijuluki "pemburu langit," menghadapi tantangan yang semakin besar terhadap kemampuan bertahan hidupnya di medan perang modern.

Mengutip pejabat AS, CBS News melaporkan pada 10 Maret bahwa Iran berhasil menetralisir 11 drone MQ-9 Reaper AS dalam operasi pertahanan, menyebabkan kerugian yang diperkirakan lebih dari $330 juta, dan jumlah drone yang ditembak jatuh kemungkinan akan terus meningkat.

Menurut Angkatan Udara AS, MQ-9 Reaper, yang dikembangkan oleh General Atomics, telah menjadi UAV serang dan pengintai utama Angkatan Udara AS selama lebih dari satu dekade, dengan biaya sekitar USD30 juta per unit.

Berbeda dengan UAV pengintai tradisional, Reaper dirancang sebagai platform multi-misi, yang mampu melakukan pengumpulan intelijen dan serangan presisi.

Secara teknis, MQ-9 memiliki bentang sayap sekitar 20 meter, panjang badan pesawat lebih dari 11 meter, dan ketinggian terbang maksimum hingga sekitar 15.000 meter.

UAV ini dapat mempertahankan waktu terbang terus menerus selama lebih dari 24 jam, memungkinkan misi pengawasan yang diperpanjang di area yang luas.

Read Entire Article
Prestasi | | | |