loading...
Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Aldhi Chandra Setiawan
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman merespons insiden berulangnya kecelakaan Kereta Api (KA) yang terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil Toyota Avanza terjadi di perlintasan sebidang di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) dini hari.
Insiden ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Kejadian ini hanya beberapa hari setelah insiden kecelakaan KA Argo Bromo dengan Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026), yang mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.
"Saya, Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menyatakan belasungkawa dan duka mendalam kepada keluarga korban. Insyaallah seluruh korban meninggal syahid," kata Dudung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/5/2026).


















































