Kementerian P2MI Dukung Kementrans Kirim Masyarakat Transmigrasi Bekerja ke Jepang

5 hours ago 8

loading...

Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menyambut baik program mengirim masyarakat yang tinggal di kawasan transmigrasi untuk bekerja di Jepang. Foto/SindoNews

JAKARTA - Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( P2MI ) menyambut baik program mengirim masyarakat yang tinggal di kawasan transmigrasi untuk bekerja di Jepang. Para pekerja yang pulang ke Indonesia nantinya bisa mengembangkan ekonomi di daerahnya masing-masing.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani kepada Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, saat membahas Program Pelatihan dan Magang ke Jepang dengan Wamen Viva Yoga di Gedung C, Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta Selatan belum lama ini.

Christina mengatakan ada syarat dan ketentuan yang perlu dipenuhi bagi warga negara Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri. "Tujuannya agar keberadaannya terlindungi, aman, dan legal,” kata Christina Aryani, Minggu (22/3/2026).

Baca juga: Pekerja Migran Sumbang Devisa Rp227 Triliun per Tahun, Terbesar Kedua Setelah Migas

Program Kementrans ini menurut Viva Yoga sebagai momentum membuka peluang kerja sama dan alih ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan masa depan pembangunan kawasan transmigrasi.

“Setelah bekerja di Jepang, peserta kembali ke kawasan transmigrasi masing-masing untuk mengembangkan ekonomi. Mereka akan menjadi pionir pembangunan,” kata Wamen Viva Yoga.

Peluang besar bekerja di Jepang, membutuhkan 40 pekerja dari Indonesia, menurutnya harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Bidang dan keahlian yang dibutuhkan seperti pertanian, perikanan, kelautan, konstruksi, dan perawat sama seperti yang dibutuhkan di kawasan transmigrasi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |