Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia

3 weeks ago 28

loading...

Kemlu RI koordinasi pembebasan empat ABK WNI yang disandera di Somalia. Foto/X/ @PressTV

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan berbagai perwakilan RI terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak di dalam dan luar negeri dalam menindaklanjuti kasus pembajakan Kapal MT Honour 25.

"Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai pihak, seluruh kru kapal WNI dilaporkan dalam keadaan sehat, kebutuhan logistik terpenuhi, dan gaji tetap dibayarkan," demikian keterangan Kemlu.

Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, dan pihak-pihak terkait juga telah melakukan family engagement ke keluarga kru serta menyampaikan bahwa Pemerintah akan terus melakukan upaya terbaik untuk melindungi WNI di luar negeri.

Saat ini, proses negosiasi antara pihak pemerintah setempat, dan pihak-pihak terkait lainnya di Somalia masih terus berlanjut. Besar harapan proses negosiasi pembebasan dapat selesai dalam tempo yang tidak terlalu lama.

Keempat warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyanderaan Kapal MT Honour 25 di perairan Hafun, Somalia pada Rabu, 22 April 2026. Selain 4 WNI yang merupakan ABK, ada Warga Negara Asing (WNA) yang diduga menjadi korban lainnya.

Sementara itu, bajak laut Somalia mengambil keuntungan dari perang di Iran karena kapal-kapal komersial, yang menghindari rute konflik melalui pembelokan panjang di sekitar Afrika, berlayar ke zona serangan mereka.

Read Entire Article
Prestasi | | | |