Ketum Gerakan Dapur Indonesia Kembangkan Kuliner Tanah Air di China

2 hours ago 5

loading...

Ketua Umum Yayasan Gerakan Dapur Indonesia Nofalia Heikal Safar menghadiri Canton Fair atau China Import And Export Fair, Since 1957 di China. Foto/istimewa

JAKARTA - Ketua Umum Yayasan Gerakan Dapur Indonesia Nofalia Heikal Safar menghadiri Canton Fair atau China Import And Export Fair, Since 1957 di China. Kunjungan tersebut untuk mengembangkan usaha kuliner maupun produk-produk Indonesia di luar negeri.

Kunjungan kerja Ketum Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya ini berlangsung selama delapan hari sejak 23-30 April 2026. Didampingi Ketua Dewan Pembina Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya, Heikal Safar, sejumlah lokasi yang dikunjungi yakni, Hong Kong, Shenzhen, Guang Zhou, Shanghai, serta di Beijing.

“Tujuan kunjungan kerja tersebut adalah untuk mengembangkan usaha kuliner maupun produk-produk Indonesia lainnya yang bisa kita jual atau diekspor ke negara China,” katanya, Minggu (26/4/2026).

Baca juga: Menikmati Kopi dan Kuliner Tradisional Kaya Cita Rasa Sarat Sejarah di Kawisari Menteng

Nofalia menyebut, produk yang bisa diekspor ke China seperti lada, biji pala, kayu manis, cengkeh, jahe, dan kunyit sebagai komoditas utama. Menurut Nofalia, Indonesia merupakan pemasok terbesar kedua untuk lada dan terbesar kesatu untuk biji pala atau bunga pala ke China.

Read Entire Article
Prestasi | | | |