Krisis Selat Hormuz, Impor Minyak Rusia ke India Melonjak 50% Tembus 1,5 Juta Barel per Hari

5 hours ago 7

loading...

Impor minyak mentah India dari Rusia melonjak hampir 50% pada awal Maret 2026 seiring terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah akibat krisis di Selat Hormuz. FOTO/bairdmaritim.com

NEW DELHI - Impor minyak mentah India dari Rusia melonjak hampir 50% pada awal Maret 2026 seiring terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah akibat krisis di Selat Hormuz. Lonjakan tersebut terjadi ketika India, sebagai importir minyak terbesar ketiga di dunia, berupaya menutup kekurangan pasokan setelah jalur pengiriman energi utama di kawasan tersebut praktis terhenti.

"Untuk meredakan kekurangan sementara pasokan minyak di seluruh dunia, kami telah memberikan izin kepada mereka untuk menerima minyak Rusia. Kami mungkin juga akan mencabut sanksi terhadap minyak Rusia lainnya," ujar Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dikutip dari Bloomberg, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Dua Kapal Pertamina Keluar dari Zona Konflik Timur Tengah

Data pelacakan kapal menunjukkan India membeli sekitar 1,5 juta barel per hari (bph) minyak mentah Rusia pada awal Maret, meningkat dari 1,04 juta bph pada Februari. Laporan Times of India dan Bloomberg menyebutkan kilang-kilang minyak India telah membeli sekitar 30 juta barel minyak Rusia setelah memperoleh lampu hijau dari Washington, dengan seluruh kargo spot yang tersedia terserap dalam waktu kurang dari sepekan.

Lonjakan pembelian tersebut dimungkinkan setelah Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan Amerika Serikat pada 5 Maret mengeluarkan izin khusus (waiver) selama 30 hari. Kebijakan itu memungkinkan kilang India membeli minyak Rusia yang sudah dimuat di kapal.

Read Entire Article
Prestasi | | | |