loading...
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam bersama Berliana yang menjadi korban dugaan penganiayaan di JakLingko jurusan Lebak Bulus-Cipulir di kawasan Pesanggrahan. Foto: Ari Sandita
JAKARTA - Seorang penumpang JakLingko Berliana mengalami dugaan kekerasan oleh orang dengan gangguan jiwa alias ODGJ saat menaiki JakLingko jurusan Lebak Bulus-Cipulir di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dia pun membeberkan awal mula kekerasan yang dialaminya itu.
"Awalnya itu dia naik dari Kolong Tol Bintaro, terus dia masuk duduk di barisan belakang supir tapi paling pojok. Terus dia biasa kayak penumpang biasa aja, minta tolong untuk di-tap kartunya, terus duduk seperti biasa saja, sudah," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).
Tak lama pelaku berinisial RS membentak seorang ibu-ibu sambil berkata mau di-tap-in enggak kartunya. Sontak, para penumpang JakLingko menengok pada pelaku, termasuk dirinya. Dia lantas mencoba menengahi dengan berkata mesin tapnya sedang rusak sehingga butuh waktu dan harus menunggu lampu mesin tap hijau dahulu.
Baca juga: Ruben Onsu Bangun Masjid dan Rumah Tahfiz, Tak Sabar Ingin Salat Pertama

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)
















