Likud Tuding Dahlan Ingin Gulingkan Netanyahu dan Blok Sayap Kanan dalam Pemilu Israel Mendatang

1 day ago 21

loading...

Mohammed Dahlan, tokoh gerakan Fatah Palestina. Foto/mee

TEL AVIV - Partai Likud Israel meningkatkan kecamannya pada Rabu malam (9/9/2026) terhadap laporan surat kabar Haaretz mengenai dugaan peringatan yang disampaikan Presiden Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelum serangan 7 Oktober 2023. Partai tersebut beralih dari sekadar membantah isi laporan menjadi menuduh tokoh-tokoh Palestina dan Israel berupaya mencampuri pemilu melalui kerja sama dengan pihak asing, serta menyerukan penyelidikan pidana.

Dalam pernyataan yang disampaikan dengan nada keras, Likud menyatakan, "Isu nyata yang muncul selama dua hari terakhir adalah campur tangan asing yang terang-terangan dalam pemilu Israel."

Partai itu menuding Mohammed Dahlan—tokoh gerakan Fatah Palestina yang telah tersingkir dan kini tinggal di UEA—sebagai sosok di balik informasi yang diterbitkan jurnalis Haaretz, Shlomi Eldar dan Roth Yuval.

Partai tersebut mengklaim, "Telah terbukti jelas bahwa pejabat Palestina Mohammed Dahlan, yang berada di UEA, adalah pihak di balik laporan palsu di Haaretz tersebut."

Likud menambahkan, “Dahlan ingin menjatuhkan pemerintahan sayap kanan yang dipimpin Netanyahu karena ia berambisi menguasai Jalur Gaza."

Read Entire Article
Prestasi | | | |