:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345575/original/042652500_1789038539-pexels-cesartorws-2160688653-36916995.jpg)
Fimela.com, Jakarta - Berada di tengah keramaian tidak selalu berarti merasa terhubung. Seseorang bisa menjalani aktivitas di kantor, menggunakan transportasi umum, bertemu banyak orang, hingga tinggal di lingkungan yang padat, tetapi tetap merasakan kesepian. Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan istilah urban loneliness, yaitu rasa sepi yang muncul dalam kehidupan perkotaan.
Dilansir dari World Health Organization (WHO), kesepian merupakan perasaan subjektif ketika hubungan sosial yang dimiliki tidak sesuai dengan hubungan yang diinginkan atau dibutuhkan. WHO juga menyebutkan bahwa sekitar satu dari enam orang di dunia mengalami kesepian. Faktor seperti tinggal sendirian, perubahan hidup, lemahnya hubungan dengan komunitas, hingga kurangnya ruang untuk berinteraksi dapat berkontribusi terhadap kondisi tersebut.
Kehidupan kota dengan ritme yang cepat juga dapat membuat hubungan sosial terasa lebih dangkal. Kesibukan pekerjaan, perjalanan panjang, dan aktivitas yang padat membuat waktu untuk membangun koneksi bermakna menjadi terbatas. Karena itu, memiliki banyak kenalan tidak selalu sama dengan memiliki hubungan yang memberikan rasa dekat dan dipahami.
Di tengah rutinitas keramaian tersebut, seseorang tetap membutuhkan hubungan sosial yang berkualitas. Percakapan sederhana, waktu bersama orang terdekat, atau keterlibatan dalam komunitas dapat membantu menciptakan rasa terhubung agar terhindar dari kesepian.
Saat Kesibukan Kota Membuat Hubungan Terasa Jauh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345576/original/067520200_1789038545-pexels-jimbear-1586968.jpg)
Urban loneliness dapat muncul dari berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jadwal kerja yang padat, perjalanan yang melelahkan, serta tuntutan untuk terus produktif dapat membuat seseorang memiliki sedikit waktu untuk membangun hubungan yang lebih personal. Interaksi memang tetap terjadi, tetapi sering kali hanya sebatas percakapan singkat dengan rekan kerja, tetangga, atau orang yang ditemui dalam perjalanan.
Kondisi tempat tinggal juga dapat memengaruhi pengalaman seseorang. Tinggal di apartemen atau kawasan dengan banyak penghuni tidak otomatis membuat hubungan antarorang menjadi dekat.
Kesibukan masing-masing dapat membuat seseorang jarang berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Akibatnya, lingkungan yang ramai justru dapat terasa asing dan tidak memberikan rasa memiliki.
Selain itu, media sosial dapat membuat seseorang terlihat selalu terhubung, tetapi belum tentu merasa benar-benar dekat dengan orang lain. Melihat aktivitas teman secara online juga tidak selalu menggantikan percakapan yang mendalam.
Pada akhirnya, kualitas hubungan menjadi hal yang penting. Memiliki beberapa orang yang dapat dipercaya dan diajak berbagi cerita bisa terasa lebih berarti daripada memiliki banyak kenalan tanpa kedekatan emosional.
Membangun Koneksi agar Tidak Terjebak Urban Loneliness
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345577/original/021862600_1789038553-pexels-kenzero14-21873708.jpg)
Menghadapi urban loneliness tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Langkah sederhana dapat dimulai dengan lebih aktif membangun hubungan dengan orang di sekitar. Misalnya, meluangkan waktu untuk bertemu teman, menghubungi keluarga, mengikuti komunitas, atau sekadar berbincang dengan tetangga. Hubungan yang dibangun secara konsisten dapat memberikan rasa memiliki dan membuat seseorang merasa tidak menjalani kehidupan sendirian.
Meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas di luar rutinitas juga dapat membantu. Seperti mengikuti kelas, berolahraga bersama, menghadiri kegiatan komunitas, atau mengunjungi ruang publik bisa menjadi kesempatan untuk bertemu orang baru. Namun, membangun koneksi tidak harus selalu dilakukan dalam kelompok besar. Percakapan sederhana dengan satu orang yang dipercaya juga dapat memberikan rasa nyaman.
Selain mencari koneksi dengan orang lain, penting untuk mengenali perasaan sendiri. Rasa sepi sesekali merupakan hal yang wajar, tetapi jangan mengabaikannya jika berlangsung terlalu lama. Berikan ruang untuk beristirahat, seperti melakukan kegiatan yang disukai, dan menjaga komunikasi dengan orang terdekat.
Pada akhirnya, hidup di kota yang ramai bukan hanya tentang berada di antara banyak orang, tetapi juga memiliki hubungan yang membuat kita merasa dilihat, didengar, dan diterima.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
LifestyleMenuju Financial Independence, Begini Cara Mengatur Keuangan
Financial independence dapat dimulai dengan mengatur keuangan secara bijak, mulai dari mengelola pengeluaran, hingga menyiapkan investasi untuk masa depan.
HealthGagal Diet Terus? Coba Atur Meal Prep untuk Dukung Latihan Gym
Sudah rutin gym tetapi pola makan masih berantakan? Meal prep bisa menjadi cara sederhana untuk membuat pilihan makanan lebih terencana.
LifestyleBukan Sekadar Olahraga, Gym Jadi Ruang Healing Gen Z
Bagi Gen Z, gym tidak lagi sekadar tempat berolahraga dan membentuk tubuh. Ruang ini mulai menjadi tempat untuk melepas penat dan mengatur kembali pikiran.
BeautyPerlukah Suplemen Kolagen untuk Kesehatan Kulit? Ini Kata Riset
Riset menyebut kolagen oral membantu hidrasi dan elastisitas kulit, namun bukti pengurangan kerutan masih lemah. Simak dosis, batasan, keamanan, dan alternatif
FashionIni Cara Padu Padan Kaos untuk Outfit Kerja yang Tetap Elegan
Kaos tak selalu identik dengan gaya santai. Dengan padu padan yang tepat, kaos juga bisa menjadi pilihan outfit kerja yang tetap terlihat elegan, rapi, dan stylish.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345536/original/066419900_1789036393-pexels-karola-g-6328946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345490/original/056314600_1789034643-woman-eating-salad-isolated-yellow-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345473/original/046428600_1789033639-young-women-taking-part-spinning-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5328061/original/057373400_1756196973-pexels-mikhail-nilov-6706876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345170/original/065262200_1789022584-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_13.29.27.jpeg)
















































