loading...
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu Perdana Menteri sekaligus Menlu Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani. Foto/x
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan diplomasi dapat kembali berjalan jika Amerika Serikat mengakui "tekanan tidak membuahkan hasil." Pernyataan itu muncul dalam unggahan di platform X.
Araghchi mengatakan, "AS harus membangun kepercayaan, berbicara dengan penuh rasa hormat, mengakui hak-hak kami, dan mematuhi komitmen."
Araghchi juga menyebutkan ia telah melakukan apa yang ia gambarkan sebagai "diskusi kreatif" dengan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.
Sementara itu, Penjabat Menteri Pertahanan Iran, Majid Ibn al-Reza, menyatakan negaranya telah "mengubah peta kekuatan kawasan" dan membuktikan era serangan serta ancaman "tabrak-lari" terhadap Iran telah berakhir.
Dalam unggahan di X yang kemudian dikutip kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Ibn al-Reza mengatakan, "Pertunjukan media yang konyol tidak mengubah kenyataan di lapangan maupun pihak yang keluar sebagai pemenang."
Ia juga mendesak pihak-pihak yang memusuhi Iran untuk mempelajari "sejarah ribuan tahun" negara tersebut, seraya menambahkan dengan demikian mereka akan memahami "bangsa Iran harus diajak bicara dengan bahasa yang penuh rasa hormat."
Baca juga: USD1 Kini Setara 2 Juta Rial Iran, Kalau Dibelanjakan Dapat Apa?
(sya)


















































