loading...
Korea Selatan menolak tekanan AS untuk kerahkan militer ke Selat Hormuz dengan alasan tak mau terseret dalam perang melawan Iran. Foto/ROK Joint Chiefs of Staff
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) telah menjadi salah satu sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Asia. Namun, Seoul menolak tekanan dari Washington untuk mengerahkan Angkatan Laut-nya ke Selat Hormuz.
Penolakan itu disampaikan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. Dia menegaskan tidak akan membiarkan negaranya diseret dalam perang AS melawan Iran yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Iran Kirim 7 Syarat ke Trump, Ancam Ubah Doktrin Nuklir
"Tidak akan ada pengerahan yang terlibat atau terjun ke dalam perang. Saya bisa tegaskan hal itu dengan sangat jelas," ujarnya dalam konferensi pers. "Kami tidak akan mengerahkan aset militer dalam bentuk apa pun untuk tujuan tersebut," ujarnya.
Lee memberikan catatan tambahan pada pernyataannya, dengan mengatakan bahwa Korea Selatan sedang mempertimbangkan untuk berperan dalam menjamin kebebasan navigasi di kawasan tersebut hanya untuk kepentingannya sendiri.
"Jelas pula bahwa kami harus melakukan langkah minimal—seperti yang dilakukan negara-negara lain—untuk melindungi pelayaran komersial dan pengiriman minyak mentah kami, serta keselamatan rakyat kami," katanya, seperti dikutip dari The New Arab, Minggu (20/9/2026).

















































