Mohamed Salah yang Mengubah Wajah Islamofobia di Inggris

5 hours ago 9

loading...

Mohamed Salah yang Mengubah Wajah Islamofobia di Inggris. Foto: IST

Keputusan Mohamed Salah meninggalkan Liverpool bukan sekadar akhir perjalanan karier di Anfield. Lebih dari itu, kehadirannya selama hampir satu dekade turut membawa perubahan sosial yang terasa, terutama dalam memudarkan stigma Islamofobia di Inggris.

Sejak tiba dari AS Roma pada 2017, Salah tidak hanya dikenal karena ketajamannya di lapangan. Ia juga tampil sebagai figur publik Muslim yang konsisten menunjukkan identitasnya secara terbuka—mulai dari berdoa sebelum laga hingga melakukan sujud syukur usai mencetak gol.

Di tengah stigma Islam di sebagian Eropa, kehadiran Salah memberi wajah berbeda. Ia menunjukkan bahwa identitas agama tidak menjadi penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi positif di masyarakat.

Baca Juga: Menebak Klub Baru Mohamed Salah usai Tinggalkan Liverpool: Main Bareng Messi di AS atau Ronaldo di Arab Saudi?

Dampaknya bahkan tercatat dalam penelitian akademik. Studi dari Universitas Stanford menemukan bahwa sejak Salah bermain di Liga Inggris, angka kejahatan terhadap Muslim di Inggris menurun signifikan. Salah satu faktor yang disebut adalah meningkatnya penerimaan publik terhadap sosok Muslim melalui figur yang mereka kagumi di sepak bola.

Read Entire Article
Prestasi | | | |