loading...
Jared Isaacman, Direktur NASA, berbicara pada konferensi pers. Foto/ Daily
JAKARTA - Pada konferensi pers tanggal 26 Mei, Administrator NASA Jared Isaacman mengumumkan bahwa badan tersebut akan meluncurkan tiga misi untuk mendukung rencananya membangun pangkalan di Bulan tahun ini.
Dia menegaskan bahwa AS berharap untuk "kembali, membangun pangkalan, dan tidak pernah meninggalkan Bulan," hampir 54 tahun setelah misi pendaratan terakhir Apollo 17 pada Desember 1972.
Jared Isaacman, Direktur NASA, berbicara pada konferensi pers. (Sumber: Dailymail)
Sesuai rencana, pangkalan bulan tersebut akan membentang ratusan mil persegi di lingkungan dengan fluktuasi suhu ekstrem, mulai dari lebih dari 480 derajat Fahrenheit hingga minus 1.200 derajat Fahrenheit.
Menggambarkan proyek pembangunan pemukiman di kondisi yang keras ini, Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan bahwa pangkalan bulan itu akan "indah sekaligus sangat keras."
Pangkalan tersebut diperkirakan akan menggunakan kombinasi energi nuklir dan surya untuk pengoperasiannya, dengan perkiraan total biaya lebih dari 20 juta dolar AS.
"Ini akan berfungsi sebagai basis utama bagi awak Artemis, mendukung misi jangka panjang, memperluas kolaborasi manusia-robot, dan mempertahankan kehadiran manusia jangka panjang di permukaan bulan,"kata Dr. Lori Glaze dari NASA.
Menurut Glaze, pangkalan ini akan memungkinkan para astronot Artemis untuk tinggal lebih lama, menjelajah lebih jauh, dan melakukan lebih banyak penelitianilmiahuntuk mendukung eksplorasi ruang angkasa.










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488567/original/072826400_1769757219-0E6A5552-01.jpeg)





