loading...
Khalid Sheikh Mohammed, pria Pakistan yang diduga sebagai otak di balik serangan teroris 11 September 2001 atau serangan 9/11 di AS. Foto/X @terminal_mode
WASHINGTON - Seorang hakim militer Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu menetapkan tanggal 5 Juni 2028 sebagai jadwal persidangan bagi Khalid Sheikh Mohammed, pria yang diduga sebagai otak di balik serangan teroris 11 September 2001 atau serangan 9/11 di AS. Selain Mohammed, ada tiga terdakwa lainnya yang akan menjalani sidang.
Keputusan yang dikeluarkan oleh Letnan Kolonel Angkatan Udara Michael A. Schrama ini muncul hampir 25 tahun setelah serangan yang menewaskan hampir 3.000 orang tersebut, dan lebih dari dua dekade setelah penangkapan Mohammed.
Baca Juga: Membongkar Tragedi 9/11 dan Alasan Osama bin Laden Menyerang AS
Jaksa penuntut sebelumnya mengusulkan agar persidangan dimulai pada Januari 2027, namun Schrama memutuskan bahwa diperlukan waktu tambahan.
"Tanggal persidangan yang realistis harus memperhitungkan waktu untuk sidang dan penyelesaian mosi praperadilan terkait bukti serta kepatuhan prosedur," paparnya, seperti dikutip dari AP, Kamis (27/8/2026).
Perintah tersebut menetapkan berbagai tahapan penting dan tenggat waktu, yang dia gambarkan sebagai "kerangka kerja menyeluruh" menuju persidangan pokok perkara.


















































