Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'

3 hours ago 6

loading...

Para pejabat Zionis Israel geram atas tercapainya kesepakatan damai AS dan Iran. Foto/Jerusalem Post/Marc Israel Sellem

TEL AVIV - Para pejabat Israel geram dan merasa dikesampingkan oleh kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran yang akan resmi ditekan di Jenewa, Swiss, Jumat (19/6/2026) mendatang. Mereka menganggap kesepakatan itu sebagai "bencana" yang menggagalkan Israel mencapai tujuan perangnya.

Meski rincian detail kesepakatan itu belum dirilis, Trump mengatakan kesepakatan tersebut akan membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan tol dan mencabut blokade Angkatan Laut Amerika terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

Baca Juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir

Pakistan, sebagai mediator utama, mengatakan kesepakatan ini untuk mengakhiri perang di semua front, termasuk Lebanon. Sedangkan media Iran melaporkan kesepakatan yang akan ditekan juga mencakup pelonggaran sanksi terhadap Teheran, dan menunda pembicaraan nuklir hingga waktu yang lebih kemudian.

Teheran bersikeras bahwa kesepakatan itu mengakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Lebanon, di mana pasukan Israel telah menduduki sebagian besar wilayah negara tersebut.

NamunYnet,yang mengutip beberapa pejabat senior Israel, melaporkan bahwa Tel Aviv percaya kesepakatan tersebut gagal memenuhi setiap garis merah utama Israel: pelucutan senjata nuklir, pembatasan rudal, dan penarikan sekutu regional Iran.

Read Entire Article
Prestasi | | | |