loading...
Faturohman (18), pelajar yang menjadi korban penganiayaan saat demo ricuh di kawasan Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto/SindoNews
JAKARTA - Faturohman (18), pelajar yang menjadi korban penganiayaan saat demo ricuh di kawasan Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis 27 Agustus 2026 malam, masih menjalani perawatan di RSUD Tarakan. Fatur menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya.
Kondisi tersebut dibenarkan oleh Titin, istri Ketua RW tempat korban tinggal. Menurut dia, Faturohman belum diperbolehkan pulang dan masih mendapatkan penanganan medis. "Belum (pulang), masih dirawat. Kemarin dibawa lagi ke RS Tarakan habis kunjungan pak gubernur," ujarnya, Sabtu (29/8/2026).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjenguk Faturohman pada Jumat, 28 Agustus 2026. Usai kunjungan tersebut, korban dirujuk menggunakan ambulans ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Viral Pelajar Madrasah Dikeroyok OTK saat Demo Rusuh, Polisi: Sempat Diamankan, Sudah Dipulangkan
Kala itu Fatur tampak masih kesulitan melangkah sehingga harus dibantu berjalan. Pada bagian kepalanya juga dipenuhi perban. Kemudian di sekujur anggota tubuhnya bertebaran luka lebam.Fatur juga mengalami luka di bagian leher yang membuatnya harus mendapatkan beberapa jahitan.


















































