Pemerintah Siapkan 13 Proyek Hilirisasi Tambahan Senilai Rp239 Triliun

4 hours ago 5

loading...

Pemerintah terus mempercepat langkah hilirisasi dan penguatan ketahanan energi nasional. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah terus mempercepat langkah hilirisasi dan penguatan ketahanan energi nasional. Hal ini disampaikan Bahlil usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, pada Rabu (25/3/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa perkembangan program hilirisasi menjadi salah satu prioritas pemerintah. Dari 20 proyek hilirisasi tahap pertama, sebagian telah memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking), sementara sisanya dijadwalkan mulai bulan depan. "Kemudian kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih Rp239 triliun dan akan kita bahas finalisasi," ujar Bahlil.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Rosan di Hambalang, Bahas Hilirisasi Senilai Rp100 Triliun

Selain hilirisasi, Bahlil juga menyampaikan terkait dengan pengembangan energi alternatif sebagai bagian dari upaya menuju ketahanan dan swasembada energi. Menurut Bahlil, Presiden Prabowo mengarahkan agar seluruh potensi energi domestik dioptimalkan, termasuk etanol dan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO), serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan.

"Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi-potensi energi yang ada di kita, baik itu etanol, baik itu biodiesel dari CPO-CPO, termasuk kita bagaimana mendorong agar transisi energi lewat energi baru terbarukan juga kita bisa kita lakukan," imbuh Bahlil.

Read Entire Article
Prestasi | | | |