Perang AS-Israel vs Iran Diprediksi Berlangsung Lama, Prabowo Bisa Maksimalkan BoP

11 hours ago 12

loading...

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana BoP yang digelar di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis 19 Februari 2026. Foto Setpres/Cahyo

JAKARTA - Indonesia memiliki peran strategis untuk menghentikan perang Amerika Serikat-Israel vs Iran . Indonesia yang tergabung dalam Board of Peace (BoP) harus mampu memanfaatkannya untuk bisa meredam ketegangan di kawasan teluk tersebut.

Peran Indonesia bisa menjadi mediator konflik agar kedua pihak mau duduk untuk berunding, setidaknya menghentikan perang. Indonesia ketika berada dalam BoP harus turut aktif menciptakan perdamaian dunia dengan diplomasi. ”Sehingga peran yang diambil Indonesia tersebut sejalan dengan politik bebas aktif yang dianut selama ini,” kata Anggota Dewan Pertimbangan ICMI Achmad Baidowi dalam siaran tertulis, Jumat (6/3/2026). Baca juga: 100 Jam Pertama Perang Lawan Iran, AS Habiskan Rp63 Triliun dan Terus Bertambah

Awiek, sapaan akrabnya, memprediksi perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran diprediksi akan berlangsung lama dan penuh ketidakpastian. Bahkan perang ini akan berdampak pada banyak hal.

“Perang ini akan berdampak global. Terutama dalam sektor energi setelah Iran memblokade selat Hormuz sehingga menyebabkan kapal pengangkut minyak terganggu,” lanjutnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Penasihat ICMI Jimly Asshiddique mengatakan, Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Pakistan Asif Ali Zardari berencana mengunjungi Teheran, Iran. Jimly menyambut baik langkah Prabowo menjadi mediator antara AS- Israel vs Iran guna meredam eskalasi konflik.

Read Entire Article
Prestasi | | | |