loading...
PT Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan layanan kesehatan di lokasi bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan layanan kesehatan di lokasi bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mendirikan posko layanan medis gratis di Lapangan Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Posko kesehatan ini didirikan untuk memastikan ketersediaan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
Didirikan pada Jumat (21/8), posko ini beroperasi 24 jam penuh untuk melayani korban bencana maupun masyarakat umum di sekitar area pengungsian. Tak hanya itu, posko ini juga menyediakan layanan rawat inap bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Di sini, tim medis Pertamina berkolaborasi dengan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) dan tenaga kesehatan setempat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga.
Baca Juga: Masyarakat Panjang Selatan dan Komunitas Ojol Lampung Terima Bantuan Paket Sembako
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun mengatakan, langkah cepat ini diambil untuk merespons kebutuhan mendesak para korban, khususnya dalam penanganan penyakit pascabencana. Posko kesehatan yang beroperasi secara intensif ini dilengkapi dengan tim medis profesional yang terdiri dari dokter, perawat, serta tenaga logistik farmasi.
“Kami menyadari bahwa pascabencana gempa, kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan menjadi prioritas utama bagi warga terdampak. Pendirian posko medis gratis di Lapangan Golo Conggo ini merupakan langkah konkret Pertamina Patra Niaga untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga selama masa pemulihan,” ujar Roberth dalam keterangannya, Senin (23/8/2026).
Menurut tenaga medis dari IHC yang bertugas di posko medis Pertamina Patra Niaga, dr. Dafa Fatihada, mengungkapkan bahwa sejak didirikan, posko ini telah melayani lebih dari 200 warga Reok. Beragam penyakit yang dikeluhkan di antaranya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), demam, sakit lambung, hingga keluhan nyeri tulang belakang. Menurutnya, seluruh keluhan masyarakat hingga kini dapat tertangani dengan baik.


















































