loading...
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Aldhi Chandra
JAKARTA - Rencana pemerintah Presiden Prabowo Subianto memperkuat layanan kesehatan melalui renovasi Puskesmas, pembangunan dan revitalisasi rumah sakit, hingga penambahan tenaga kesehatan diapresiasi oleh Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia. Menurut Ketua Umum Rekan Indonesia Agung Nugroho, program tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan akses kesehatan.
Dia menilai penguatan layanan kesehatan tidak cukup hanya berpusat di kota-kota besar. "Ini merupakan langkah positif. Negara mulai mendorong pelayanan kesehatan agar semakin dekat dengan masyarakat, terutama di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas dan akses," kata Agung dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
Dalam pemaparan Nota Keuangan RAPBN 2027, Presiden Prabowo menyampaikan rencana renovasi 10.000 Puskesmas di 7.285 kecamatan yang mulai dilaksanakan pada 2027. Setiap Puskesmas disebut akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar Rp4 miliar.
Pemerintah juga berencana membangun atau merenovasi 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di 514 kabupaten/kota. Seluruh program tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada 2030.
Agung menjelaskan, rencana itu penting karena Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar renovasi tidak berhenti pada perbaikan bangunan.
"Pemerintah juga harus memastikan ketersediaan dokter, tenaga kesehatan, obat, alat kesehatan, serta sistem pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325082/original/036097800_1786802342-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_20.06.46.jpeg)































