loading...
Petugas mengevakuasi KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). KRL tersebut ditabrak KA Argo Bromo Anggrek hingga mengakibatkan 15 penumpang meninggal dunia. Foto: Yudistiro Pranoto
JAKARTA - Kecelakaan kereta api kembali menyita perhatian publik setelah tabrakan dahsyat di Stasiun Bekasi Timur akhir April 2026 merenggut 14 korban jiwa dan puluhan luka-luka. Peristiwa ini seperti membuka kembali lembaran lama sejarah perkeretaapian Indonesia yang berkali-kali diwarnai tragedi di atas rel besi.
Dari tabrakan frontal paling mematikan di Bintaro pada 1987 hingga kecelakaan di berbagai daerah akibat persoalan sinyal, infrastruktur, dan perlintasan sebidang, deretan insiden ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalur kereta masih menyimpan pekerjaan rumah besar.
Baca juga: Kisah Mencekam Endang, Korban Kecelakaan Kereta yang Terjepit 10 Jam Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
Rangkuman Tabrakan Kereta Paling Mengerikan di Indonesia dari Masa ke Masa
1. Bekasi Timur – 27 April 2026: Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur
Peristiwa paling mengerikan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) ketika KA Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang KRL Commuter Line yang sedang berhenti di stasiun. Akibat benturan hebat, 15 orang tewas dan 88 orang luka-luka. Sebagian besar korban berada di gerbong khusus wanita akibat hantaman keras.
Evakuasi korban berjalan dramatis di tengah kepulan asap dan jeritan keluarga yang mencari sanak-saudaranya di lokasi kejadian. Penyebab resmi kecelakaan masih diselidiki KNKT, namun dugaan awal mengarah pada gangguan sistem persinyalan dan kondisi lalu lintas di dekat perlintasan rel yang padat.
2. Bandung – 5 Januari 2024: KA Turangga vs KRL Bandung Raya


















































