loading...
Ruben Onsu menghadiri sidang mediasi dengan Sarwendah di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (22/7/2026). Foto: Aldhi Chandra
JAKARTA - Keputusan Ruben Onsu untuk mengalihkan seluruh komunikasi dengan Sarwendah melalui tim kuasa hukum mereka memicu tanda tanya. Banyak yang menganggap langkah ini justru berpotensi memperkeruh suasana di tengah polemik hak asuh anak.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben disebut memiliki alasan kuat di balik langkah tersebut.Ia mengungkapkan bahwa kliennya merasa lelah karena setiap kali berkomunikasi langsung dengan Sarwendah selalu menuai jalan buntu.
Sarwendah disebut sering mengungkit masa lalu alih-alih fokus pada kepentingan masa depan anak.
Baca Juga : Kuasa Hukum Bantah Ruben Onsu Terjerat Pinjol dan Didatangi Debt Collector
"Lelah nggak sih? Nggak nyambung-nyambung terus, dibantah-bantah terus, disanggah-sanggah terus. Ruben tanya: 'Kapan liburnya (anak-anak)? Aku kan mau sama anak-anak'. Dijawab: 'Oh nggak ada, dari dulu kan kamu begini-begitu'," ungkap Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).
Oleh karena itu, Ruben akhirnya memutuskan untuk menunjuk pengacara sebagai jembatan. Hal ini dilakukan agar segala kesepakatan terkait anak bisa berjalan lebih tertib.
"Makanya dia berpikir, 'Udah nggak nyambung nih gue komunikasi'. Maka dia tunjuklah kuasa hukum untuk menyambung lidahnya, untuk menyampaikan segala sesuatunya. Apa ada orang yang gila, yang komunikasinya enak-enak saja, tapi suruh pengacara? Nggak ada!" tegas Minola.


















































