Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya

10 hours ago 18

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu (15/7/2026) usai naik 23 poin atau sekitar 0,13% menjadi Rp18.068 per dolar AS. Foto/Dok

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan, Rabu (15/7/2026) usai naik 23 poin atau sekitar 0,13% menjadi Rp18.068 per dolar AS. Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni Presiden Donald Trump memberlakukan kembali blokade angkatan laut terhadap semua pelabuhan Iran.

Langkah terbaru AS langsung direspons Iran dengan melancarkan serangan balasan terhadap infrastruktur Negeri Paman Sam di kawasan tersebut. Baca Juga: Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD

“Teheran mengatakan telah kembali menutup selat tersebut setelah permusuhan antara Iran dan AS kembali berkobar pekan lalu, yang semakin memperburuk gencatan senjata yang sudah rapuh yang dicapai pada bulan Juni setelah beberapa bulan pertempuran,” tulis Ibrahim dalan risetnya.

Tentara Iran mengatakan pada Rabu pagi bahwa mereka telah melancarkan serangan drone terhadap posisi AS di pangkalan Azraq di Yordania. Tidak ada komentar langsung dari Pentagon. Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan mereka menargetkan senjata dan fasilitas penyimpanan di Bahrain dan Kuwait. Reuters belum dapat segera memverifikasi laporan tersebut.

Kenaikan ketegangan dalam beberapa hari terakhir telah meningkatkan keraguan bahwa nota kesepahaman yang ditandatangani bulan lalu akan mengarah pada penghentian permanen perang yang telah melanda negara-negara tetangga Iran.

Read Entire Article
Prestasi | | | |