loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (5/3/2026). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (5/3/2026), turun 11 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.903 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal, yaitu tensi geopolitik di Timur Tengah memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal ke Israel yang menyebabkan jutaan penduduk berlindung di tempat perlindungan bom saat konflik memasuki hari keenam dan hanya beberapa jam setelah upaya untuk menghentikan serangan udara AS diblokir di Washington.
"Pada hari Rabu, sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka, menewaskan sedikitnya 80 orang, dan pertahanan udara NATO menghancurkan rudal balistik Iran yang ditembakkan ke arah Turki," tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Rontok di Tengah Perang AS-Iran, Hari Ini Sentuh Rp16.872 per Dolar AS
Pasukan Iran telah menyerang kapal tanker minyak di atau dekat Selat Hormuz. Ledakan dilaporkan terjadi di dekat sebuah kapal tanker di lepas pantai Kuwait, menurut Operasi Perdagangan Maritim Inggris.
Eskalasi tersebut terjadi ketika putra pemimpin tertinggi Iran yang telah tewas muncul sebagai kandidat terdepan untuk menggantikannya, menunjukkan bahwa Teheran tidak akan menyerah pada tekanan, lima hari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer yang telah menewaskan ratusan orang dan mengguncang pasar global.


















































