Strategi DCA Dinilai Efektif Redam Volatilitas Pasar Kripto

5 hours ago 5

loading...

Strategi investasi Dollar Cost Averaging (DCA) dinilai kembali relevan di tengah pergerakan pasar kripto. FOTO/iStock

JAKARTA - Strategi investasi Dollar Cost Averaging (DCA) dinilai kembali relevan di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir. Pendekatan berbasis konsistensi ini dinilai mampu membantu investor, khususnya pemula, dalam mengelola risiko volatilitas jangka pendek.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, mengatakan kondisi pasar saat ini justru dapat dimanfaatkan untuk menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur.

“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor cenderung wait and see atau bahkan mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis karena tidak bergantung pada market timing,” ujarnya seperti dikutip, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Pajak Kripto Capai Rp1,96 Triliun, Indodax Kontribusi 46%

Ia menjelaskan, melalui strategi DCA, investor dapat mengakumulasi aset secara bertahap dengan nominal yang sama dalam periode tertentu tanpa terpengaruh fluktuasi harga. Pendekatan ini memungkinkan investor memperoleh harga rata-rata yang lebih seimbang serta mengurangi tekanan emosional dalam pengambilan keputusan.

Menurut Antony, mekanisme DCA juga memberikan peluang bagi investor untuk membeli lebih banyak aset saat harga turun, dan tetap berinvestasi saat harga naik dalam jumlah yang lebih kecil. Dengan demikian, portofolio dapat dibangun secara konsisten dan lebih siap menghadapi potensi kenaikan pasar di masa mendatang.

Read Entire Article
Prestasi | | | |