loading...
JAKARTA - Ketimpangan ekonomi di Indonesia tercermin dari struktur simpanan masyarakat di perbankan yang semakin terkonsentrasi pada kelompok kaya. Data terbaru menunjukkan lebih dari separuh dana pihak ketiga di bank umum dikuasai oleh nasabah dengan saldo jumbo.
Ekonom Awalil Rizky menyebut kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp5 miliar menguasai 57,69% total simpanan nasional. "Kelompok nominal tertinggi mencapai Rp5.786,83 triliun atau lebih dari separuh total simpanan pihak ketiga," ujarnya seperti dikutip, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga: Mengejutkan, Singapura Negara Kaya tapi Orang-orangnya Pada Bangkrut
Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan hingga Januari 2026, total simpanan di bank umum mencapai Rp10.115,93 triliun. Dari jumlah tersebut, simpanan kelompok atas mendominasi dengan nilai mendekati Rp5.800 triliun.
Ketimpangan terlihat semakin tajam jika dibandingkan dengan jumlah rekening. Nasabah kategori atas hanya memiliki sekitar 153 ribu rekening atau sekitar 0,02% dari total 671,40 juta rekening, namun rata-rata saldonya mencapai Rp37,76 miliar per rekening.
Sebaliknya, kelompok masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta mendominasi jumlah rekening hingga 98,91%. Namun total simpanan mereka hanya sekitar Rp1.116,31 triliun atau 11,13% dari total dana pihak ketiga, dengan rata-rata saldo Rp1,68 juta.


















































