Tentara Prancis Tewas untuk Pertama Kalinya di Tengah Perang Iran vs AS-Israel

4 hours ago 5

loading...

Seorang tentara Prancis tewas dalam serangan drone di sebuah pangkalan militer di Erbil, Irak, di tengah perang Iran vs AS-Israel. Foto/Rudaw

ERBIL - Seorang tentara Prancis tewas dalam serangan pesawat nirawak di sebuah pangkalan militer di Erbil, Irak, pada hari Kamis di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ini merupakan kematian pertama tentara Prancis ketika negara Eropa itu mencoba menjauhkan diri dari perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Presiden Emmanuel Macron telah mengkonfirmasi kematian tentara tersebut. Menurutnya, serangan tersebut juga menyebabkan lima tentara lainnya terluka.

Baca Juga: Iran Sebut Pesawat KC-135 Amerika Ditembak Jatuh Sistem Rudal, Tepis Klaim AS

“Perwira Utama Arnaud Frion dari Batalyon ke-7 Chasseurs Alpins asal Varces gugur untuk Prancis selama serangan di wilayah Erbil, Irak,” tulis Macron di X, Jumat (13/3/2026).

“Kepada keluarganya, kepada saudara-saudara seperjuangannya, saya ingin menyampaikan semua kasih sayang dan solidaritas Bangsa," lanjut Macron.

Macron mengutuk serangan itu sebagai tindakan yang tidak dapat diterima, namun tidak menyebut pihak yang melakukan serangan.

“Perang di Iran tidak dapat membenarkan serangan seperti itu,” katanya.

Dia menegaskan bahwa kehadiran militer Prancis di Irak adalah bagian dari kerangka kerja ketat dalam memerangi terorisme.

Lebih dari 900 tentara Prancis ditempatkan di negara itu sebagai bagian dari misi yang dipimpin AS yang diluncurkan lebih dari satu dekade lalu untuk melemahkan dan menghancurkan kelompok ISIS.

Read Entire Article
Prestasi | | | |