Terinspirasi Perjalanan Hannah, One Muse Wujudkan Visi Sunito Foundation

7 hours ago 6

loading...

One Global Resorts Green Square memperkenalkan One Muse—sebuah kafe, bar, galeri seni, sekaligus platform social enterprise yang dibangun untuk tujuan sosial. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - One Global Resorts Green Square, hotel bintang lima milik pengusaha Australia kelahiran Surabaya, Iwan Sunito memperkenalkan One Muse. Sebuah kafe , bar, galeri seni, sekaligus platform social enterprise yang dibangun untuk tujuan sosial. One Muse menjadi perwujudan nyata dari visi Sunito Foundation untuk melihat potensi setiap individu, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membuka peluang yang bermakna bagi anak-anak, generasi muda, dan orang dewasa dengan kebutuhan belajar khusus.

Founder dan CEO One Global Resorts, Iwan Sunito mengatakan, visi utama Sunito Foundation sebenarnya sederhana: setiap orang berhak dilihat berdasarkan apa yang dapat mereka capai, bukan dari hal-hal yang menjadi tantangan bagi mereka "One Muse adalah tempat di mana visi tersebut menjadi nyata—melalui galeri, kafe, ruang kerja, dan pada akhirnya sebuah jalan yang dapat menjadi milik seluruh komunitas," katanya, Senin (24/8/2026). Baca juga: Patut Ditiru, Korea Selatan Larang Gelas Plastik Sekali Pakai Gratis di Kafe dan Restoran

Nama One Muse berasal dari kata ‘muse’, yang berarti seseorang atau sebuah kekuatan yang menjadi sumber inspirasi bagi kreativitas dan ekspresi seni. Bagi Iwan Sunito, inspirasi tersebut pertama kali datang dari putri keduanya, Hannah Sunito.

Hannah adalah anak dengan kebutuhan belajar khusus yang tumbuh menghadapi berbagai tantangan melalui ketekunan, dukungan keluarga, dan kecintaannya terhadap seni. Seiring waktu, ia menemukan karakter dan jiwa kreatifnya sendiri, hingga berkembang menjadi seorang seniman yang memperoleh berbagai pencapaian.

Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai lokasi di Sydney, seperti di universitas dan kegiatan amal, pameran kelompok, termasuk Randwick Art Society Annual Art Show, hingga sukses menggelar pameran tunggal pertamanya. Pada 2021, Hannah sukses memenangi kategori lukisan minyak/akrilik dalam Randwick Art Society Annual Exhibition.

Kini, Hannah menjabat sebagai CEO One Muse yang berperan aktif dalam membentuk, mengembangkan, dan mengarahkan bisnis sekaligus misi sosial yang diembannya. "Hannah mungkin merupakan muse pertama, tetapi kami berharap ia dapat menginspirasi ribuan muse lainnya," tuturnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |