Tingkatkan Literasi Kesehatan Ibu Hamil, Unusa Implementasikan Digital Maternity Class

8 hours ago 14

loading...

Ketua Tim Pengabdian Unusa, Catur Wulandari mengatakan, pemanfaatan teknologi digital merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas edukasi kesehatan ibu hamil. Foto/Dok. SindoNews

SURABAYA - Program Studi S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) berhasil melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat. Bertajuk Transformasi Kelas Ibu Hamil Berbasis Digital melalui Implementasi Aplikasi Digital Maternity Class digelar di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas edukasi kesehatan ibu hamil melalui pemanfaatan aplikasi Digital Maternity Class. Sebuah platform berbasis website yang memudahkan ibu hamil mengakses materi kesehatan kapan saja dan di mana saja. Baca juga: Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya

Selama kegiatan, tim pengabdian memberikan pelatihan kepada 67 kader Posyandu mengenai penggunaan aplikasi, pendampingan edukasi gizi, serta pemanfaatan kit pemeriksaan antropometri untuk memantau status gizi ibu hamil. Selanjutnya, kader mendampingi 35 ibu hamil dalam menggunakan aplikasi sebagai media pembelajaran kesehatan.

Aplikasi Digital Maternity Class menyediakan berbagai materi mengenai gizi selama kehamilan, kelas ibu hamil, penilaian status gizi, serta evaluasi pembelajaran melalui fitur pre-test dan post-test. Inovasi ini diharapkan dapat melengkapi pelaksanaan kelas ibu hamil konvensional sekaligus memperluas akses edukasi kesehatan bagi masyarakat.

Ketua Tim Pengabdian, Catur Wulandari mengatakan, pemanfaatan teknologi digital merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas edukasi kesehatan ibu hamil. "Melalui Digital Maternity Class, ibu hamil dapat belajar secara mandiri, sedangkan kader Posyandu memiliki media yang lebih interaktif untuk melakukan pendampingan," ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Selain meningkatkan kemampuan kader dalam mengoperasikan aplikasi, program ini juga memperkuat peran Posyandu sebagai pusat edukasi kesehatan berbasis digital yang berkelanjutan. Tim berharap aplikasi Digital Maternity Class dapat terus dimanfaatkan sebagai bagian dari layanan rutin Posyandu dan menjadi model inovasi yang dapat diterapkan di wilayah lain. Baca juga: Unusa Pelatihan Volunter untuk Program Pembelajaran Anak Marginal di Sidoarjo

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek) melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2026. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi inovasi perguruan tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(poe)

Read Entire Article
Prestasi | | | |