loading...
TNI siap menghadapi era peperangan modern melalui Latopslagab yang melibatkan kerja sama taktis antara 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat F-16 TNI AU. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - TNI siap menghadapi era peperangan modern melalui Latopslagab yang melibatkan kerja sama taktis antara 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat F-16 TNI AU. Dalam latihan ini, sasaran bekas KRI Teluk Hading berhasil dihancurkan secara cepat melalui serangan terintegrasi di Perairan Karimun Jawa.
Berdasarkan keterangan resmi Dispenal, kegiatan tahap I yaitu Penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI. Lalu, tahap II Operasi Udara Lawan Laut (OULL) oleh 3 unit Fighter F-16 TNI AU yang melepaskan bom jenis MK-12 secara presisi.
Baca juga: TNI AU-United States Air Force Matangkan Rencana Latihan Gabungan Cope West 2025
Selain penembakan rudal, dilaksanakan juga Artillery Duel oleh unsur Striking Force TNI AL dengan sistem penembakan modern presisi tinggi yang berhasil menghancurkan sasaran darat di Pulau Gundul.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta para Kepala Staf Angkatan mengapresiasi tinggi profesionalisme prajurit dan kesiapan alutsista TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.
“Kegiatan ini merupakan demonstrasi kekuatan nyata (show of force) yang melibatkan interoperabilitas matra laut dan udara secara masif,” ujar Sjafrie dikutip Sabtu (25/4/2026).
Latihan ini tidak hanya bertujuan menguji 6 kemampuan teknis, tetapi juga bentuk deterrence atau daya tangkal terhadap potensi ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan negara.
(jon)


















































