Tokoh Adat: Pemblokiran Jalan PSN Kolaka Berpotensi Lumpuhkan Pendapatan Warga

3 days ago 32

loading...

Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto/istimewa

SULTRA - Koordinator Masyarakat Adat Mekongga Djabir Teto Lahukuwi menyatakan pemalangan Jalan Hauling di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), dapat melumpuhkan roda perekonomian warga lokal. Tidak hanya itu, tindakan tersebut juga mengancam iklim investasi.

Djabir menyatakan aksi pemalangan jalan merugikan berbagai pihak dan mengganggu iklim investasi serta mata pencaharian warga lokal yang menggantungkan mata pencaharian pada operasional industri tersebut.

"Tidak boleh dilakukan pemalangan itu, karena otomatis akan terhalang itu tentang aktivitas yang berjalan. Termasuk juga tenaga kerja, khususnya orang-orang lokal yang sudah bekerja, seperti sopir-sopir truk yang kehilangan pendapatan retase akibat operasional terhenti" katanya, Sabtu (29/8/2026).

Djabir meminta pihak yang mengklaim kepemilikan hak atas tanah yang menjadi akses Jalan Hauling seharusnya mengambil jalur hukum, bukan menutup akses operasional. "Kalau memang merasa ada hak atas tanah di situ, silakan dorong ke jalur hukum ke pengadilan atau pelaporan resmi," tegasnya.

Baca juga: Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar

Read Entire Article
Prestasi | | | |