loading...
Presiden AS Donald Trump merilis serangan di Yaman. Foto/Donald Trump/X
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membagikan rekaman pada hari Jumat (4/4/2025) tentang apa yang disebutnya sebagai serangan terhadap personel Houthi di Yaman.
Video tersebut, yang tampaknya direkam pesawat nirawak, memperlihatkan puluhan orang berdiri dalam bentuk oval di daerah pedesaan.
Satu rudal jatuh dari langit, menyebabkan ledakan dan meninggalkan kawah besar. Dua kendaraan dan tidak ada mayat yang terlihat setelahnya.
Artinya, jasad orang-orang itu hancur berkeping-keping tanpa tersisa apapun selain kawah.
"Orang-orang Houthi ini berkumpul untuk menerima instruksi tentang serangan. Ups, tidak akan ada serangan oleh orang-orang Houthi ini!" tulis presiden. "Mereka tidak akan pernah menenggelamkan kapal kita lagi!"
Beberapa orang dengan cepat menyatakan secara daring bahwa orang-orang dalam video tersebut adalah warga sipil yang berpartisipasi dalam pertemuan suku dan mengunggah foto-foto pertemuan serupa di Yaman di masa lalu.
Orang-orang Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman, termasuk ibu kotanya, Sanaa.
Kelompok bersenjata tersebut telah menyerang kapal-kapal dagang di Selat Bab-el-Mandeb di lepas Laut Merah dan menembakkan rudal balistik ke Israel sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina di Gaza.