Wanita Iran Bergaya Hidup Mewah yang Ditangkap di AS Ternyata Bukan Kerabat Jenderal Soleimani

1 day ago 15

loading...

Dua wanita Iran, Hamideh Soleimani Afshar dan Sarinasadat Hosseiny, ditangkap imigrasi AS dan dikira sebagai kerabat jenderal Iran Qassem Soleimani. Faktanya, keduanya bukan kerabat sang jenderal. Foto/The Telegraph

WASHINGTON - Dua wanita Iran ini ramai dilaporkan media Barat sebagai kerabat komandan militer Iran yang terbunuh, Jenderal Qassem Soleimani, setelah ditangkap pihak imigrasi di Amerika Serikat (AS). Namun, fakta baru mengungkapkan bahwa mereka tidak memiliki hubungan keluarga dengan sang jenderal.

Hamideh Soleimani Afshar (47)—yang viral karena bergaya hidup mewah—dan putrinya; Sarinasadat Hosseiny (25), ditangkap pada awal April setelah izin tinggal mereka dicabut.

Baca Juga: Iran Tiba-tiba Aktifkan Sistem Rudal, Klaim Diserang Musuh

Penangkapan mereka bermula dari aksi aktivis sayap kanan Amerika, Laura Loomer, yang mengklaim bahwa mereka memiliki hubungan keluarga dengan almarhum Jenderal Soleimani—sosok yang pernah memimpin Pasukan Quds. Loomer mengatakan bahwa dia melaporkan para wanita tersebut ke Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS). "Karena mem-posting konten yang bersimpati kepada rezim Iran dan Ayatollah," katanya.

Namun, menurut catatan kelahiran Iran, dokumen identitas, surat wasiat keluarga, dan dokumen pribadi lainnya yang dilihat oleh situs web Drop Site News yang berbasis di AS, mereka tidak memiliki hubungan keluarga dengan Soleimani, bahkan secara jauh sekalipun.

Menurut media tersebut, Soleimani Afshar terlibat dalam protes anti-Republik Islam pada tahun 1990-an dan 2000-an dan menghabiskan waktu seminggu di penjara karena aktivitasnya sebelum pindah ke AS.

Soleimani, yang memimpin faksi Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS saat berada di ibu kota Irak, Baghdad, pada Januari 2020.

Read Entire Article
Prestasi | | | |