Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta

9 hours ago 24

loading...

Sejumlah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) mendesak perubahan total Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Foto/Ist

JAKARTA - Sejumlah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) mendesak perubahan total Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Desakan tersebut muncul buntut dari konflik internal yang terjadi di tubuh ormas Islam tesebut.

Tidak hanya itu mereka juga meminta agar pelaksanaan Muktamar ke-35 NU digelar di Jakarta. Hal itu didasarkan pertimbangan waktu yang sudah semakin dekat dan memerlukan persiapan yang matang.

Baca juga: Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa

Katib PCNU Jombang 2017-2022 Ahmad Samsul Rijal atau Gus Rijal mengatakan, selama pelaksanaan Konbes dan Munas NU di Ploso, Kediri pada 20-22 Juni 2026, banyak fungsionaris PWNU se-Indonesia yang menghendaki perubahan total PBNU.

“Usai Konbes dan Munas NU, kehendak reformasi total PBNU itu tidak lagi terdengar hanya dari fungsionaris PWNU, tapi juga disuarakan PCNU-PCNU di berbagai wilayah Indonesia. Mereka sampaikan sikap itu kepada sesama fungsionaris NU yang dikenal di berbagai daerah melalui jaringan personal,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Alasannya karena mereka jenuh dengan konflik yang membelit petinggi NU. Seteru antara elite PBNU terlihat vulgar selama Konbes dan Munas NU berlangsung di Ploso, Kediri. Debat materi di sidang komisi organisasi beserta plenonya terasa merobek persaudaraan dan kesatuan jam’iyyah. Adab jam’iyyah yang diserap dari sumber Islam dan teladan di pesantren diabaikan demi hasrat memenangkan kepentingan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |