loading...
Sebanyak enam senator AS akui perang Iran berujung kekalahan bagi Donald Trump. Foto/X/@visitthecapitol
WASHINGTON - Para Senator AS menyebut serangan militer enam bulan Donald Trump terhadap Iran sebagai "kegagalan total," seiring kembali meningkatnya serangan Amerika dan kalangan politik Washington sendiri mengakui bahwa perang pilihan tersebut tidak menghasilkan satu pun tujuan yang telah ditetapkan.
Senator Demokrat Mark Warner, wakil ketua Komite Intelijen Senat, mengatakan pada hari Senin di platform X bahwa perang yang diluncurkan oleh Gedung Putih pada akhir Februari itu justru membuat Amerika Serikat lebih lemah, bukan lebih kuat.
"Kita sudah menjalani enam bulan perang pilihan Trump. Apa hasilnya?" tulis Warner, dilansir Press TV.
Ia menyebutkan kembali terjadinya serangan AS-Iran, lonjakan harga minyak, beban berlebih pada pasukan dan amunisi Amerika, serta fakta bahwa Teheran masih memiliki uranium yang diperkaya, rudal, dan drone. "Perang sang presiden merupakan kegagalan total, namun belum terlihat tanda-tanda akan berakhir."
Pernyataan Warner muncul saat pasukan AS kembali mengintensifkan serangan ke wilayah Iran, termasuk serangan baru-baru ini di Pulau Larak di Teluk Persia. Alih-alih meruntuhkan Republik Islam tersebut, sang senator mengakui bahwa pemerintah Iran justru lebih bertekad kuat dibandingkan sebelum perang dimulai—sebuah pengakuan bahwa serangan gabungan AS-Israel gagal mematahkan tekad maupun kemampuan pertahanan Iran.



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354197/original/074634200_1790042342-f2a83bc8-ecc0-4ffe-9644-140439b53144.jpg)














































