loading...
Harga solar di AS tembus Rp30.750 per liter, tertinggi sepanjang masa. Ini efek dari perang AS melawan Iran dan perang Arab Saudi melawan Houthi Yaman. Foto/Tasnim News Agency
WASHINGTON - Harga solar di Amerika Serikat (AS) telah melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa. Ini imbas dari memanasnya perang Amerika melawan Iran dan perang Arab Saudi melawan Houthi Yaman, yang memicu gangguan pasokan bahan bakar global.
Rata-rata harga solar di Amerika mencapai USD6,5107 (Rp116.384) per galon atau sekitar USD1,72 (Rp30.750) per liter pada Senin, menurut American Automobile Association (AAA).
Baca Juga: Menkeu AS: Besok, Seluruh Maskapai Penerbangan Iran Berhenti Beroperasi di Seluruh Dunia
Harga tersebut naik dari USD6,23 per galon sepekan sebelumnya dan USD5,58 sebulan lalu. Harga solar kini sekitar 76 persen lebih tinggi dibandingkan setahun sebelumnya.
Kelangkaan solar global semakin parah akibat perang AS melawan Iran serta gangguan terhadap arus energi melalui Selat Hormuz. Kemajuan yang diraih kelompok Houthi di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman juga menambah ketidakpastian, memicu kekhawatiran terhadap pelayaran melalui Selat Bab el-Mandeb serta ekspor minyak Arab Saudi.
Kekhawatiran terhadap pasokan semakin meningkat ketika Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan langkah berikutnya terhadap Iran. Pada akhir pekan, Trump mengatakan dirinya sedang mempertimbangkan berbagai opsi, mulai dari aksi militer hingga tekanan ekonomi atau membuat kesepakatan.


















































