9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dipukul hingga Disetrum Israel, DPR: Melewati Batas Kepantasan dan Kemanusiaan

2 weeks ago 20

loading...

Kepala Perwakilan Konjen RI di Istanbul, Darianto Harsono menyambut sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Foto: IG @menluri

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal menyoroti tindakan tentara Israel yang menyiksa sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Menurutnya, tindakan tentara Israel telah melewati batas kepantasan dan kemanusiaan.

"Perlakuan tentara Israel 'melewati batas,' batas kepantasan juga kemanusiaan dan sudah berulang-ulang," ujar Syamsu saat dihubungi, Jumat (22/5/2026).

Kendati demikian, Deng Ical, sapaan akrabnya, menyarankan pemerintah untuk menggalang dukungan bersama negara sahabat untuk mengutuk tindakan Israel. “Menggalang dukungan bersama antarnegara untuk menciptakan opini publik dan dukungan sosial untuk mengutuk tindakan Israel,” ujar Deng Ical.

Baca juga: 9 WNI yang Ditahan Israel Alami Kekerasan Ditendang, Dipukul, hingga Disetrum

Selain itu, Deng Ical juga menyarankan Pemerintah untuk menggalang kesepakatan guna membawa masalah ini ke ICC sambil mendorong kemerdekaan Palestina.

“Hasil yang diharapkan ada ketetapan Mahkamah Internasional untuk menghukum tentara Israel dan menyatakan sebagai kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan, bukan hanya pemimpin Israel tapi juga personel tentara, berarti ada penyelidikan terbuka,” tegasnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |