Agen Terlatih IRGC Berencana Bunuh Ivanka Trump

2 weeks ago 32

loading...

Mohammad Baqer Saad Dawood Al-Saadi ditangkap karena berencana membunuh Ivanka Trump. Foto/X/ColdBrief

WASHINGTON - Seorang agen yang diduga terkait Iran bernama Mohammad Baqer Saad Dawood al-Saadi berencana membunuh Ivanka Trump sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan Iran Qasem Soleimani oleh AS pada tahun 2020. Demikian dilaporkan New York Post pada hari Jumat.

"Mohammad Baqer Saad Dawood al-Saadi, seorang warga negara Irak berusia 32 tahun, diduga membuat "janji" untuk membunuh putri Presiden AS Donald Trump dan memiliki denah rumahnya di Florida," lapor surat kabar tersebut, mengutip sumber.

New York Post mengatakan al-Saadi menargetkan keluarga presiden sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad yang menewaskan Soleimani, mantan kepala Pasukan Quds Iran.

Entifadh Qanbar, mantan wakil atase militer di Kedutaan Besar Irak di Washington, dilaporkan mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa al-Saadi telah berbicara tentang membunuh Ivanka Trump setelah kematian Soleimani.

Laporan itu juga mengatakan al-Saadi memposting peta yang menunjukkan daerah kantong Florida tempat Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner memiliki rumah, bersama dengan ancaman dalam bahasa Arab.

Al-Saadi ditangkap di Turki pada 15 Mei dan diekstradisi ke Amerika Serikat, di mana ia dituduh terlibat dalam 18 serangan dan percobaan serangan di Eropa dan AS.

Read Entire Article
Prestasi | | | |