AI Bisa Sangat Berbahaya dari Nuklir, Warren Buffett: Jin Sudah Keluar dari Botolnya

2 weeks ago 27

loading...

Warren Buffett memperingatkan, bahwa risiko yang ditimbulkan oleh perkembangan AI (Artificial Intelligence) yang cepat, mengingatkan dirinya pada masalah i pengembangan senjata nuklir. Foto/Dok

JAKARTA - Warren Buffett memperingatkan, bahwa risiko yang ditimbulkan oleh perkembangan AI (Artificial Intelligence) yang cepat, mengingatkan dirinya pada masalah geopolitik yakni pengembangan senjata nuklir . Mantan CEO Berkshire Hathaway itu mengatakan, bahwa kurangnya pemahaman para pemimpin AI tentang arah teknologi ini menjadikannya sangat berbahaya.

"Bahkan orang-orang yang paling pintar tentang hal ini (AI) mengatakan, bahwa mereka tidak tahu ke mana arahnya," kata Buffett dalam program spesial berdurasi dua jam yang ditayangkan di CNBC.

"Satu hal untuk mengatakan kamu tidak tahu ke mana kamu pergi, adalah jika kamu Columbus dan selalu bisa berbalik dan kembali. Tapi jin sudah keluar dari botolnya," ungkapnya.

Baca Juga: Warren Buffett Ungkap 10 Perilaku Orang Miskin yang Membuang Uang

Investor terkenal itu membandingkan kebutaan para pemimpin AI terkait kemana teknologi ini akan bergerak dengan komentar Albert Einstein selama Perang Dunia Kedua tentang pengembangan bom atom: "Ini mengubah segalanya di dunia kecuali cara orang berpikir."

“Orang-orang telah memikirkan hal ini sejak saat itu, dan pada akhirnya satu-satunya kemajuan yang mereka buat adalah mereka awalnya mengira hanya satu negara yang memilikinya, dan... sekarang kita punya delapan, hampir sembilan,” kata Buffett.

Read Entire Article
Prestasi | | | |