loading...
Fitur FSD Tesla Digunakan. Foto / Carscoops
BERLIN - Tesla telah menerima persetujuan untuk menawarkan perangkat lunak Full Self-Driving (FSD) yang diawasi di Belgia, membuka jalan bagi produsen mobil listrik Amerika ini untuk menerapkan teknologi ini di salah satu pasar otomotif utama Eropa.
Informasi ini dikonfirmasi oleh Annick De Ridder, Menteri Transportasi untuk wilayah Flanders di Belgia, dalam sebuah unggahan di media sosial. Ia menyatakan bahwa ia telah menandatangani dokumen persetujuan tersebut dan mengunggah gambar dokumen resmi dengan tanda tangannya.
Menteri Transportasi Belgia, Annick De Ridder dari Flanders, mengkonfirmasi persetujuan teknologi bantuan pengemudi FSD Tesla, dan memposting gambar dokumen resmi dengan tanda tangannya di media sosial.
Menurut Ibu De Ridder, keputusan pemberian lisensi tersebut dibuat setelah Tesla berhasil menyelesaikan serangkaian pengujian untuk teknologi FSD-nya di Belgia. Persetujuan ini memungkinkan produsen mobil listrik tersebut untuk mulai menerapkan sistem bantuan pengemudi canggih ini kepada pelanggan di negara tersebut.
Meskipun disebut Full Self-Driving (Pengemudi Otomatis Penuh), sistem FSD masih termasuk dalam kategori teknologi bantuan pengemudi, yang mengharuskan pengemudi untuk terus memantau dan siap turun tangan bila diperlukan.
Teknologi ini menggunakan kamera, sistem pengolahan data, dan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) untuk membantu tugas-tugas seperti menjaga jalur, mengontrol kecepatan, kesadaran lingkungan, dan navigasi dalam berbagai situasi lalu lintas.


















































