AS Gunakan Senjata yang Belum Dites dalam Serangan di Sekolah Dasar Iran

5 hours ago 5

loading...

Pemandangan puing-puing sekolah, tempat banyak siswa dan guru kehilangan nyawa pada hari pertama gelombang serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, di Hormozgan, Iran pada 5 Maret 2026. Foto/anadolu

WASHINGTON - AS menyerang sekolah dan aula olahraga di kota Lamerd, Iran selatan, dengan rudal balistik yang sebelumnya belum diuji dalam pertempuran. Kabas itu dilaporkan New York Times (NYT) pada hari Minggu (29/3/2026), mengutip analisisnya sendiri terhadap rekaman dan pendapat para ahli senjata.

Serangan itu terjadi selama gelombang pertama serangan AS dan Israel pada 28 Februari – hari yang sama ketika satu rudal Amerika menghancurkan sekolah dasar putri di kota Minab, Iran, menewaskan 175 orang, sebagian besar anak-anak. Menurut pejabat Iran, setidaknya 21 orang tewas di Lamerd.

NYT mengatakan kerusakan akibat serangan itu sesuai dengan Rudal Serangan Presisi (PrSM), yang meledak di atas targetnya, menyebarkan pelet tungsten kecil. Senjata itu baru menyelesaikan fase prototipenya tahun lalu, menurut Pentagon.

Seperti di Minab, sekolah dan aula olahraga yang menjadi sasaran di Lamerd terletak tepat di sebelah fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), kata NYT.

Surat kabar tersebut menambahkan citra satelit arsip menunjukkan sekolah dan aula tersebut telah dipisahkan dari lokasi IRGC setidaknya selama 15 tahun dan terdaftar sebagai fasilitas sipil di layanan pemetaan online populer, termasuk Google Maps.

Read Entire Article
Prestasi | | | |