Banjir Bandang Sitaro, Korban Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 11 Orang

1 day ago 14

loading...

Material batu memenuhi jalanan pascabanjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin (5/1/2026). Foto/BPBD Kepulauan Sitaro

JAKARTA - Korban meninggal dunia dalam peristiwa bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kepulauan Sitaro , Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026) bertambah. Data terkini pada pukul 19.00 WIB, korban meninggal dunia menjadi sebelas orang.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari , dari kesebelas korban meninggal dunia, enam jenazah telah terindentifikasi, sementara lima jenazah masih dalam pendataan. Kepada keluarga korban meninggal dunia, BPBD Kabupaten Sitaro memberikan fasilitas pemakaman korban.

"Hingga malam ini, lima orang masih dinyatakan hilang atau dalam pencarian. Operasi search and rescue atau SAR belum dilanjutkan karena terhalang cuaca buruk berupa hujan lebat yang berpotensi banjir dan longsor susulan pada lokasi bencana. Operasi SAR akan segera dilanjutkan keesokan hari," ujar Abdul Muhari dalam keterangannya.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, BNPB: 9 Meninggal

Selain korban meninggal dunia, kejadian ini turut berdampak pada 143 Kepala Keluarga atau 444 jiwa yang harus mengungsi. Pemerintah daerah setempat membuka pos pengungsian sementara di Gedung GMIST Bethbara dan menyiapkan alat tidur, kids ware, dan makanan siap saji di pengungsian.

Read Entire Article
Prestasi | | | |