loading...
Baznas RI membangun hunian tetap bagi korban bencana di Tapanuli Selatan. Foto/istimewa
TAPSEL - Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) RI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) seluas 28 hektare tanah. Pembangunan huntap tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara.
Pembangunan hunian tetap ini merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana yang bertujuan menghadirkan solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana yang melanda wilayah Sumatera Utara pada 2025. Pembangunan hunian di Tapsel ini melalui beberapa tahap dengan total sebanyak 120 unit hunian.
Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Imdadun Rahmat menyampaikan, pembangunan hunian tetap menjadi wujud nyata peran zakat dalam menghadirkan harapan dan pemulihan bagi masyarakat.
Baca juga: Tok! DPR Setujui 8 Calon Anggota Baznas Periode 2025-2030
“Ini adalah bukti bahwa zakat hadir sebagai solusi. Zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang membantu masyarakat keluar dari kesulitan dan bangkit kembali,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Rahmat menambahkan, semangat kemitraan antara Baznas RI, pemerintah daerah, serta berbagai pihak menjadi kunci percepatan proses pemulihan pascabencana.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas RI atas dukungan pembangunan hunian tetap bagi warganya.














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516109/original/019613500_1772255126-Untitled_design__2_.jpg)


































