Berdebat soal Trump, Seorang Ayah Tembak Mati Putrinya

2 weeks ago 28

loading...

Lucy Harrison, perempuan Inggris yang ditembak mati oleh ayahnya di Texas setelah keduanya berdebat soal Presiden AS Donald Trump. Foto/Cheshire Police/PA

WASHINGTON - Seorang ayah telah menembak mati putrinya di Texas setelah keduanya berdebat sengit soal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Korban, yang merupakan warga Inggris, mengunjungi ayahnya di AS dan kemudian terjadi perkelahian karena masalah politik.

Korban diidentifikasi sebagai Lucy Harrison (23) asal Warrington. Dia ditembak di dada dengan pistol semi-otomatis oleh tersangka, Kris Harrison, saat tinggal di rumahnya di Prosper, Texas. Pembunuhan ini terjadi 10 Januari tahun lalu, namun baru diungkap kemarin.

Baca Juga: Trump: Iran Bodoh Jika Tak Bikin Kesepakatan dengan AS, Mencakup Nuklir dan Rudal

Petugas koroner senior Jacqueline Devonish mengatakan bahwa Kris Harrison, seorang pecandu alkohol yang baru saja minum pada hari sebelumnya, mengarahkan pistol ke putrinya dan menarik pelatuknya.

Tersangka tidak pernah didakwa oleh polisi Texas sehubungan dengan kematian korban, setelah mengeklaim pistolnya meledak secara tidak sengaja saat dia mengangkatnya untuk menunjukkan pada korban.

Namun, pada akhir sidang dua hari di pengadilan koroner Cheshire, Devonish mendapati tersangka tahu betul bahwa dia telah menembak putrinya sendiri, menodongkan pistol setinggi dada dan menarik pelatuknya.

Devonish menyatakan korban meninggal karena pembunuhan di luar hukum karena kelalaian.

Read Entire Article
Prestasi | | | |