loading...
Banyak anak muda memilih menunda pernikahan demi mengejar pendidikan, membangun karier, serta mengembangkan diri. Foto/Dok/SINDOnews.
JAKARTA - Peneliti dan dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK), Fakultas Ekologi Manusia IPB University , Risda Rizkillah menyebut fenomena angka pernikahan di Indonesia yang terus menurun terjadi karena berbagai faktor. Berikut analisanya.
Menurut Risda, pernikahan bagi generasi muda saat ini tidak lagi dipandang sebagai simbol prestise atau status sosial. Banyak anak muda memilih menunda pernikahan demi mengejar pendidikan, membangun karier, serta mengembangkan diri.
Baca juga: Muncul Tren Menunda Nikah, Menag Minta Nikah Fest Diperluas
“Pernikahan tidak lagi menjadi prioritas utama. Generasi muda cenderung fokus pada pendidikan, karier, dan pengalaman pribadi sebelum memutuskan untuk menikah,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah faktor utama yang memicu penurunan angka pernikahan. Mulai dari aspek sosial, ekonomi, hingga budaya yang semakin kompleks.
Baca juga: Jangan Menunda Pernikahan, Jadi Sebab Lancarnya Rezeki


















































