loading...
Seminar Nasional Panas Bumi yang digelar baru-baru ini. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Pengembangan energi panas bumi dinilai semakin berperan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah melalui penciptaan nilai ekonomi, penyaluran bonus produksi, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selain menghasilkan energi bersih, panas bumi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang semakin luas di wilayah operasinya.
"Panas bumi tidak hanya menghasilkan energi listrik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan menciptakan nilai tambah bagi daerah," kata Koordinator Investasi dan Kerja Sama Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Mustika Delimantoro dalam Seminar Nasional Panas Bumi seperti dikutip, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Targetkan Kapasitas 1 GW, BREN Pacu Ekspansi Panas Bumi
Menurut Mustika, pengembangan panas bumi telah melahirkan berbagai inovasi yang mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi lokal. Pemanfaatan energi panas bumi secara langsung dinilai mampu membuka peluang usaha produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.
Manfaat ekonomi tersebut juga dirasakan pemerintah daerah melalui mekanisme bonus produksi panas bumi. Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana mengungkapkan, sepanjang 2015 hingga 2025 daerahnya menerima bonus produksi panas bumi sebesar Rp137,84 miliar yang dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.


















































