Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun

3 weeks ago 35

loading...

Peneliti BRIN Djoko Slamet Pudjorahardjo berhasil menyelesaikan studi Magister Teknik Fisika UGM di usia 68 Tahun. Foto/UGM.

JAKARTA - Peneliti di Pusat Riset Teknologi Akselerator (PRTA), Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil menyelesaikan studi Magister Teknik Fisika UGM di usia 68 Tahun. Berikut ini kisah inspiratifnya.

Ia adalah Djoko Slamet Pudjorahardjo, peneliti yang menyelesaikan studinya melalui program Magister by Research (MBR) dengan capaian akademik yang membanggakan.

Djoko menyelesaikan studinya dalam waktu 1 tahun 11 bulan 29 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Tesis yang disusunnya berjudul Analisis Desain Sumber Ion Tipe Multicusp untuk Siklotron 30 MeV. Ia diwisuda pada program pascasarjana pada 22-23 April 2026 lalu .

Baca juga: Kisah Launa Silky, Wisudawan Terbaik Magister Unpad dengan Deretan Publikasi Jurnal Q1

Periset yang tergabung dalam Kelompok Riset Teknologi Akselerator Linier tersebut mengungkapkan bahwa keputusan melanjutkan studi magister didorong oleh keinginan untuk terus meningkatkan kompetensi diri, sekaligus dukungan institusi tempatnya bekerja.

“Saya termotivasi melanjutkan studi mengambil gelar magister di UGM karena saya berdomisili dan bekerja di Yogyakarta, kemudian ada kesempatan peningkatan kompetensi SDM dari tempat saya bekerja melalui program Degree by Research,” katanya, dikutip dari laman UGM, Kamis (21/5/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |